Miniatur Kapal dan Pesawat Karya Bapak Warto

  • Hubungi Penjual
  • Tanggal publikasi: 18/08/2018
  • Perubahan: 18/08/2018
    • Tegal, Kramat, Jawa Tengah, Indonesia

HOBI apapun bila memang benar-benar disukai dan ditekuni akan banyak manfaatnya. Bahkan, bisa menghasilkan keuntungan. Seperti halnya yang dilakukan oleh Warto (63), warga Desa Kertayasa RT 07/01 Kec. Kramat Kabupaten Tegal ini.
Kegemarannya membuat pernak-pernik dari miniatur kapal berbahan kayu wisnu dan waru membuat namanya dikenal banyak orang. Dari tangan Bapak Warto ini lah bahan kayu wisnu dan waru, yang memang banyak ditemui di desa Kertayasa ini, diolah menjadi sebuah kerajinan yang unik dan menarik. Seperti miniatur kapal dan pesawat.
Kegemaran membuat miniatur kapal ini berawal saat dia bekerja di sebuah kapal ikan di Jepang dan Filipina sebagai koki. "Saat itu saya melihat banyak bentuk kapal yang bagus. Sepulang ke Indonesia, saya mencoba membuat miniaturnya. Dan jadi. Malah, banyak yang minta dibuatkan," jelas Bapak Warto di rumahnya.
Saat mencoba membuat miniatur kapal, beberapa tetangga yang melihatnya langsung tertarik. Semenjak itu Warto mulai terpikirkan agar hobinya itu bisa memiliki nilai jual.
"Dari tetangga, teman-teman mulai memesan kapal miniatur ini. Akhirnya, saya beranikan diri untuk membuat kerajinan kapal miniatur ini," katanya.
Banyaknya pesanan inilah, dia kemudian memutuskan hobi bikin miniatur kapal terus dijalankan. Biar pun sudah tua dan berumur. Ia masih semangat berkarya membuat miniatur kapal dan pesawat.
“Saya membuat miniatur kapal ini sejak tahun 2008. Saat itu saya jua keliling di desa-desa. Pada saat itu saya ketemu dengan seorang dari media dan media menulisnya. Dari tulisan itu, akhirnya orang di luar kota dan provinsi datang ke rumah saya,” ungkapnya.
Miniatur kapal hasil kerajinannya sudah sampai Medan, Palembang, Semarang dan kota-kota lainnya. Bahkan sampai Malasyia. Aneka miniatur kapal, seperti Kapal Titanic, Dewa Ruci, kapal-kapal klasik maupun modern, bahkan kapal tempur juga dibuat dari bahan kayu.
Harga kerajinan miniatur baik kapal maupun rumah bisa berbagai macam. Harga paling rendah Rp 250.000.
"Harga bergantung pada tingkat kesulitan miniatur yang dikerjakan. Semakin rumit, akan semakin mahal," katanya
Biasanya, kata Warto, para konsumen jmemesan miniatur kapal ini dengan memperlihatkan gambar yang diinginkan.
Saat ini karyanya tidak hanya menembus pasaran lokal atau nasional, namun juga pasaran ke luar negeri. "Paling banyak dari luar kota dan provinsi. Yang mau pesan datang ke rumah saya di Ds. Kertayasa RT 07/01 Kec Kramat, Kab Tegal," ujarnya.
Untuk pengerjaannya, biasanya memakan waktu tidak cukup lama. Tergantung kesulitan miniatur yang dibuatnya.
Dengan usia 63 tahun, Bapak Warto ingin terus berkarya. Saya ga kalah sama yang muda-muda. Tapi para pemuda harus lebih kreatif lagi. “Karyanya melebihi saya,” ujar bapak Warto. (*)

Result 0 votes
Admin Potji
0 votes
Share by email Share on Facebook Share on Twitter Share on Google+ Share on LinkedIn Pin on Pinterest

Alexa POTJI

Visitor POTJI

Flag Counter

Informasi berguna

  • Hindari penipuan dengan bertransaksi langsung atau membayar dengan PayPal
  • Jangan pernah membayar dengan Western Union, MoneyGram atau layanan pembayaran sejenis
  • Situs ini tidak pernah terlibat dalam transaksi apapun, dan tidak menangani pembayaran, pengiriman, jaminan transaksi, memberikan layanan wasiat dari pihak ketiga, atau menawarkan "perlindungan pembeli" atau "sertifikasi penjual""

Produk IKM terkait