Manisan Tomas Rasa Kurma Khas Guci

  • Hubungi Penjual
  • Tanggal publikasi: 20/09/2018
    • Tegal, Bojong, Jawa Tengah, Indonesia


Manisan Tomas Rasa Kurma Khas Guci

MEMBAWA oleh-oleh untuk orang terdekat usai berwisata sudah menjadi kebiasaan orang Indonesia. Bagi sebagian yang masih menganggap membawa oleh-oleh adalah kebanggaan, mencari cinderamata khas daerah tertentu jadi tantangan.

Seperti misalnya di wisata pemandian air panas guci (Wisata Guci ). Biasanya orang tak lupa membawa oleh-oleh manisan Tomat "TORASKUR”, tomat rasa kurma. Oleh oleh khas guci.

Manisan Tomat "TORASKUR" ini diracik oleh ibu Muasih atau yang sering di panggil Asih. Awalnya ibu Asih pada tahun 2012, melihat pertanian bawang yang ada di Tuwel sudah berkurang dan banyak yang beralih dalam pertanian sayuran. Banyak sayuran yang ditanam para petani, salah satunya pertanian sayuran tomat.

Di tangan ibu Asih, sayuran tomat dimodifikasi menjadi manisan tomat. Saat itu ibu Asih mencoba membuat manisan tomat buat sajian camilan atau jajanan saat lebaran. Tapi ternyata banyak yang suka.

Pembuatan manisan tomat rasa kurma pun ibu Asih perbanyak dan dititipkan di warung yang ada di Guci. Ternyata laku. Ibu Asih pun mengembangkan lagi pembuatan asinan dan perbanyak menyimpan manisan tomat rasa kurma ke warung-warung lain yang ada di dalam wisata guci.

Pembuatan manisan tomat memerlukan beberapa proses. Tomat yang sudah dipetik para petani disortir dulu atau dipilih. Ada yang sudah matang dan ada yang masih hijau. Tomat dicuci dengan bersih. Habis dicuci tomat ditusuk-tusuk dengan bambu yang bersih.

Setelah ditusuk-tusuk, diredam dengan air kapur selama 5 jam. Setelah direndam, bijihnya dibuang. Terus dicuci lagi. Lalu dimasak dengan gula pasir sampe matang.
Setelah matang barulah dibentuk manisan tomat rasa kurma. Dibentuk sesuai kurma. Baru kemudian dijemur sampai kering.

Sesudah kering manisan tomat rasa kurma bisa dibungkus dan dipasarkan atau siap dimakan. “Manisan tomat rasa kurma ini bisa bertahan sampai 5 bulan lebih. Asal jangan kena angin atau dibuka,” ungkap Ibu Asih.

Dengan berkembangnya manisan tomat rasa kurma di pasaran wisata Guci dan mengikuti pelatihan AMT di Semarang, Ibu Asih mempunyai insiatif membuka gerai di wisata Guci yang diberi nama "Gerai ASKUR". Tempatnya di deretan Hotel Mega Indah.

Setelah membuka gerai ASKUR, ibu Asih membentuk kelompok makanan khas Guci. Dalam kelompok tersebut, hasil karya kelompok bisa dipasarkan di Gerai Askur.

Ibu Asih terus menginovasi makanan atau jajanan khas Guci. Ia juga memproduksi sendiri makanan khas Guci lain-nya seperti Noga Jahe Wijen, Dodol Sirsak dan Bawang Goreng. Kini di Gerai Askur banyak produk dari karya Ibu Asih dan kelompoknya.

Tempat produksi di rumahnya di Desa Tuwel Gertaji Blok Mushola Alhidayah Rt 02/05 atau bisa hubungi Ibu Asih di 085842344195 (*).


Result 0 votes
Admin Potji
0 votes
Share by email Share on Facebook Share on Twitter Share on Google+ Share on LinkedIn Pin on Pinterest

Alexa POTJI

Visitor POTJI

Flag Counter

Informasi berguna

  • Hindari penipuan dengan bertransaksi langsung atau membayar dengan PayPal
  • Jangan pernah membayar dengan Western Union, MoneyGram atau layanan pembayaran sejenis
  • Situs ini tidak pernah terlibat dalam transaksi apapun, dan tidak menangani pembayaran, pengiriman, jaminan transaksi, memberikan layanan wasiat dari pihak ketiga, atau menawarkan "perlindungan pembeli" atau "sertifikasi penjual""

Produk IKM terkait